Ruteng (Humas Manduma) – Setelah melalui proses seleksi yang ketat pada ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur yang berlangsung pada 5-6 Oktober 2026, Salsabila Rahman, siswa MAN 2 Manggarai, secara resmi mengunci salah satu tiket menuju OMI Nasional untuk Bidang Studi Kimia. Kepastian ini diperoleh melalui pengumuman resmi secara daring portal https://omi.kemenag.go.id/ pada Sabtu (10/10/2026).
Nama Salsabila Rahman tercantum sebagai salah satu murid yang berhak mewakili Provinsi NTT dari total sembilan peserta jenjang MA/SMA yang lolos ke tingkat nasional. Ajang bergengsi tersebut dijadwalkan berlangsung di Jakarta, pada tanggal 10 s/d 12 November 2026 mendatang. Kabar gembira ini sekaligus mengakhiri masa penantian beberapa tahun terakhir bagi MAN 2 Manggarai untuk kembali meloloskan perwakilannya ke ajang OMI tingkat nasional.
Kepala MAN 2 Manggarai, Demasere, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian yang diraih oleh siswanya tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan buah dari komitmen dan perjuangan panjang.
“Pencapaian Salsabila Rahman adalah bukti nyata dari kerja keras, ketekunan, dan doa yang tiada henti. Salsabila telah membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk mengukir prestasi emas dan membawa nama baik madrasah kita di kancah nasional,” ujar Demasere.
“Terima kasih juga saya sampaikan kepada para guru pembimbing dan orang tua yang telah memberikan dukungan serta bimbingan terbaiknya. Untuk Salsabila, selamat berjuang di tingkat nasional! Tetaplah rendah hati, jaga kesehatan, dan teruslah melangkah dengan penuh percaya diri. Kami semua selalu mendoakan yang terbaik untukmu. Semoga Allah SWT memberikan kelancaran dan kesuksesan hingga meraih hasil yang terbaik,” tambahnya.
Bagi para murid yang belum berkesempatan memperoleh tiket ke tingkat nasional pada periode ini, pimpinan madrasah berpesan agar tidak berkecil hati. Pengalaman berlaga di tingkat provinsi dipandang sebagai langkah penting untuk mengasah wawasan dan membangun ketangguhan mental guna menyongsong berbagai ajang kompetisi di masa depan.
Sementara itu, Fransiskus Jafar, selaku guru pembimbing mata pelajaran Kimia MAN 2 Manggarai, menuturkan bahwa daya juang dan konsistensi Salsabila selama masa bimbingan menjadi faktor kunci capaian ini. Tim pembimbing kini mulai merancang skema pendampingan intensif dan pemantapan materi lanjutan agar Salsabila tampil optimal di Medan nanti.
Capaian ini menjadi penegas komitmen MAN 2 Manggarai dalam memfasilitasi potensi peserta didik secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat iklim akademik yang berorientasi pada prestasi unggul di tingkat regional maupun nasional. (msr)




