Ruteng – Koperasi Serba Usaha (KSU) Bangkit Bersama MAN 2 Manggarai sukses melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 di Ruang Rapat Guru, Rabu (21/01/2025).
Kegiatan ini membahas Laporan Keuangan Tahun Buku 2025 serta Penyusunan Rencana Kerja KSU Bangkit Bersama Tahun Buku 2026.
Dalam arahannya, Kepala MAN 2 Manggarai, Masrum Bata, yang juga menjabat sebagai Dewan Pengawas Koperasi Bangkit Bersama, menegaskan bahwa koperasi merupakan instrumen penting dalam membangun kemandirian ekonomi dan kesejahteraan warga madrasah.
Menurutnya, koperasi tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi lebih pada pelayanan dan pemberdayaan anggota. “Koperasi Bangkit Bersama harus menjadi sarana pembelajaran ekonomi yang sehat, berkeadilan, dan berkelanjutan bagi seluruh warga madrasah,” ujar Masrum.
Ia juga menambahkan bahwa dalam satu tahun terakhir, koperasi telah memberikan dampak nyata bagi lembaga pendidikan, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran secara nasional. Seluruh anggota, baik guru, pegawai, maupun siswa termasuk orang tua mendapatkan fasilitas pinjaman untuk kebutuhan penguatan ekonomi dan pengembangan kewirausahaan termasuk membantu operasional madrasah.
Lebih lanjut, kehadiran koperasi ini menjadi bagian dari program madrasah dalam penguatan kompetensi kewirausahaan, khususnya di bidang ekonomi dan kesejahteraan anggota. Melalui koperasi, peserta didik dapat belajar secara langsung tentang pengelolaan usaha, tanggung jawab, serta nilai-nilai kebersamaan.
Pada sesi laporan pertanggungjawaban, Ketua KSU Bangkit Bersama, Demasere, bersama Bendahara Fatmawati R. Abdullah, menyampaikan bahwa hingga tutup Tahun Buku 2025, modal koperasi mencapai angka tertinggi sejak berdiri pada tahun 2022, yakni sebesar Rp27.124.400 dari amal usaha koperasi. Anggota koperasi berasal dari seluruh warga madrasah, meliputi guru, pegawai, siswa, serta sebagian orang tua siswa.
Demasere berharap pada tahun mendatang, modal dan kebermanfaatan koperasi dapat terus meningkat serta menjangkau lebih luas seluruh anggota. Kehadiran koperasi di lingkungan pendidikan juga sejalan dengan Asta Cita Presiden, khususnya dalam penguatan ekonomi kerakyatan dan pembangunan sumber daya manusia yang mandiri dan berdaya saing. Humas Manduma/Msr




