Ruteng – Untuk memastikan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) pada satuan pendidikan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Manggarai pengawas madrasah pendidikan menengah bapak Syamsul lakukan pendampingan di MAN 2 Manggarai.
Kegiatan pendampingan pembuatan modul ajar KBC dikemas dalam workhop selama 2 hari terhitung mulai tanggal 11 s/d 12 september 2025 bertempat di ruang guru MAN 2 Manggarai.
Mengawali kegiatan pendampingan hari pertama, bapak Syamsul menguraikan bagaimana penerapan KBC didalam modul ajar/rpp tenaga pendidik di madrasah sebagaimana diatur Kepditjen Pendis nomor 6077 tahun 2025 tentang Panduan KBC.
Penerapan modul ajar berbasis KBC di lingkungan madrasah menurut bapak Syamsul suatu keharusan dalam rangka menghadirkan layanan pendidikan yang holistik yang terintegrasi dengan praktik keseharian.
“Kegiatan yang didahului dengan cinta dapat melahirkan generasi yang berkarakter, toleransi, inklusivitas dan menciptakan lingkungan belajar yang positif” ungkap Syamsul.
Pada hari kedua workshop, secara bergantian tenaga pendidik melakukan presentasi hasil kerja modul ajar yang sudah insersi KBC dengan pendekatan deep learning (pembelajaran mendalam).
Pada sesi diskusi ini, pengawas madrasah mengingatkan bahwa dalam implementasi KBC nanti didalam kelas harus difokuskan pada tiga prinsip utama dalam kerangka pembelajaran deep learning yaitu mindful learning (pembelajaran berkesadaran), meaningful learning (pembelajaran bermakna), dan joyful learning (pembelajaran gembira) itu harus masuk dalam sintak modul pemebelajaran.
Dengan menggunakan tiga prinsip diatas, siswa tidak merasa terbebani ketika berada dalam kelas karena proses belajar dibuat semenarik mungkin agar tetap terjaga antusias dalam belajarnya.
Diakhir kegiatan Syamsul berharap setelah mengikuti workshop KBC ini diharapkan semua tenaga pendidik MAN 2 Manggarai mampu membuat modul ajar yang sudah insersi nilai-nilai berKBC, ungkapnya.
“Sehingga usai kegiatan kepala madrasah tinggal tanda tangan semua modul ajar yang telah dibuat peserta workshop selama 2 hari kegiatan belangsung” tutupnya.
Peserta dalam kegiatan workshop yaitu kepala madrasah, semua wakil kepala madrasah dan tenaga pendidik lingkup MAN 2 Manggarai.**
Sumber : ntt.kemenag.go.id




