Ruteng – Dalam upaya meningkatkan mutu pelaksanaan evaluasi hasil belajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Manggarai melaksanakan kegiatan Penyusunan Kisi-Kisi Asesmen Sumatif Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2025/2026. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan di ruang rapat guru, senin (3/11/2025).
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah Masruma Bata, S.Pd didampingi oleh Wakil Kepala Madrasah bidang Kurikulum dan Kesiswaan serta diikuti oleh seluruh guru MAN 2 Manggarai.
Dalam arahannya, Kepala Madrasah menegaskan bahwa kegiatan penyusunan kisi-kisi asesmen merupakan langkah strategis untuk memastikan soal yang disusun benar-benar valid, reliabel, dan sesuai dengan capaian pembelajaran.
“Validitas soal sangat penting untuk menjamin keadilan dan akurasi dalam mengukur kemampuan siswa. Melalui penyusunan kisi-kisi yang baik, kita dapat memastikan bahwa setiap soal merepresentasikan kompetensi yang hendak dicapai,” tegas Masruma Bata.
Lebih lanjut, kegiatan ini bertujuan untuk menjamin keterpaduan antara soal dan kompetensi yang diukur, menyamakan persepsi antar guru dalam penyusunan soal, serta meningkatkan mutu asesmen madrasah agar sesuai dengan standar penilaian nasional.
Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah bidang Kurikulum Demasere, S.Pd menyampaikan bahwa pelaksanaan Asesmen Sumatif Semester Ganjil dijadwalkan berlangsung pada pekan keempat bulan November 2025.
“Bentuk soal yang akan digunakan terdiri atas Pilihan Ganda dan Pilihan Ganda Kompleks, dengan kaidah penyusunan mengikuti format Tes Kemampuan Akademik (TKA) kelas XII. Harapannya, siswa dapat terbiasa dengan tipe-tipe soal yang menuntut kemampuan berpikir kritis dan analitis,” jelas Demasere.
Kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini diikuti dengan antusias oleh para guru. Setiap tim mata pelajaran berdiskusi aktif dalam menyusun kisi-kisi yang representatif dan selaras dengan tujuan pembelajaran.
Melalui kegiatan ini, MAN 2 Manggarai terus menunjukkan komitmennya sebagai madrasah yang berdampak dan berorientasi mutu, dengan memastikan setiap proses pembelajaran dan penilaian berjalan profesional, terukur, dan berkelanjutan demi peningkatan kualitas pendidikan madrasah. (Humas Manduma)




