Ruteng, (MAN 2 Manggarai) – Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran sains di era digital, MAN 2 Manggarai kembali melakukan terobosan inovatif melalui pemanfaatan Platform PhET Interactive Simulation (Simulasi Interaktif) sebagai media pembelajaran fisika. Inovasi ini dikenalkan langsung oleh Guru Fisika MAN 2 Manggarai, Mansur Amriatul, S.Pd., M.Pd., kepada siswa kelas XII dalam kegiatan praktik baik pembelajaran.
PhET (Physics Education Technology) merupakan platform laboratorium virtual berbasis simulasi interaktif yang sangat cocok digunakan dalam pembelajaran sains seperti fisika, matematika, biologi, dan kimia. Melalui PhET, konsep-konsep abstrak dalam sains dapat divisualisasikan secara lebih nyata, sehingga membantu siswa memahami materi secara lebih mendalam.
Dalam pelaksanaannya, guru memanfaatkan perangkat sederhana seperti laptop atau handphone yang telah terkoneksi dengan internet. Dengan perangkat tersebut, siswa dapat mengakses berbagai simulasi yang memvisualisasikan percobaan nyata ke dalam bentuk digital.
“PhET sangat membantu siswa dalam memahami konsep fisika yang sulit dibayangkan. Melalui visualisasi interaktif, siswa dapat mencoba berbagai eksperimen secara mandiri dan melihat hasilnya secara langsung,” ungkap Mansur Amriatul.
PhET menyediakan materi simulasi yang sangat lengkap, mulai dari listrik dinamis, gelombang, optik, energi, hingga mekanika. Hal ini memungkinkan guru untuk memberikan pengalaman belajar yang mirip dengan kegiatan laboratorium nyata, sekalipun fasilitas laboratorium fisik terbatas.
Kepala MAN 2 Manggarai, Masrum Bata, S.Pd, memberikan apresiasi atas inisiatif guru dalam memanfaatkan teknologi digital. “Kami bangga dengan inovasi pembelajaran yang dilakukan guru-guru kami. Penggunaan PhET merupakan langkah maju dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan teknologi saat ini. Semoga praktik baik seperti ini dapat terus dikembangkan dan ditularkan kepada guru lainnya,” tuturnya.
Melalui penerapan simulasi interaktif PhET ini, MAN 2 Manggarai berharap siswa semakin termotivasi dan memiliki pengalaman belajar yang lebih menyenangkan, efektif, serta sesuai tuntutan era digital. (msr)




