Ruteng – MAN 2 Manggarai terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola kelembagaan dan peningkatan mutu layanan pendidikan melalui Rapat Kerja Madrasah Awal Tahun Anggaran 2026 yang digelar pada Selasa (6/1/2025) di ruang guru MAN 2 Manggarai.
Rapat kerja ini menjadi momentum strategis untuk menata kembali arah kebijakan madrasah, khususnya dalam menghadapi Semester Genap Tahun Pelajaran 2025/2026. Agenda utama rapat meliputi pembagian tugas mengajar guru, penetapan tugas tambahan, serta penguatan sejumlah program prioritas berdampak yang berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan karakter peserta didik, dan efektivitas manajemen madrasah.
Rapat dipimpin langsung oleh Kepala MAN 2 Manggarai, Masrum Bata, didampingi Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Demasere serta Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Husen Hajar.
Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh guru dan pegawai MAN 2 Manggarai sebagai bentuk keterlibatan kolektif dalam pengambilan keputusan strategis madrasah.
Dalam arahannya, Kepala MAN 2 Manggarai menegaskan bahwa pembagian tugas bukan sekadar pembagian jam mengajar, melainkan bagian dari strategi penguatan tata kelola madrasah yang profesional, adil, dan akuntabel. Setiap pendidik dan tenaga kependidikan diharapkan mampu menjalankan perannya secara optimal sesuai kompetensi, demi tercapainya visi madrasah yang unggul dan berdaya saing.
“Rapat kerja ini menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh program madrasah berjalan terarah, berdampak, dan selaras dengan kebutuhan peserta didik serta tuntutan mutu pendidikan saat ini,” tegas Masrum Bata.
Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum menekankan pentingnya sinergi antar guru dalam pelaksanaan pembelajaran yang inovatif dan berorientasi pada peningkatan hasil belajar. Di sisi lain, Bidang Kesiswaan mendorong penguatan program pembinaan karakter, disiplin, dan prestasi siswa secara berkelanjutan.
Melalui rapat kerja ini, MAN 2 Manggarai meneguhkan komitmennya untuk terus berbenah, memperkuat tata kelola kelembagaan, serta menghadirkan program-program prioritas yang berdampak nyata bagi peserta didik, pendidik, dan seluruh warga madrasah. (msr)




